100 Cara Hemat di Era Digital

Seiring berkembangnya peradaban semakin berkembang pula pendapatan dan pengeluaran kita dan Mungkin pengeluaran kita paling banyak saat ini adalah pengeluaran dari sumber digital. Kelihatan gak besar, tapi sesuatu yang rutin dilakukan tidak terasa menjadi pengeluaran utama.

Jika kita menghitung pada tingkat KB kuota yang kemudian kita rupiahkan, jika kita asumsikan sekali on data mengeluarkan Rp.100 rupiah entah dalam bentuk data. Maka berapa pengeluarn kita untuk rata-rata berselancar 4 jam perhari?

Yaa itu adalah pengeluarn yang jarang kita sadari. dalam usaha, kita selalu menghitung nominal terkecil sebagai opit sampai tingkat 50rupiah tapi kita jarang menghitung pengeluaran pada tingkat MB atau KB dalam berselancar internet sehingga pengeluaran yang tidak kita sadari ini menjadi pengeluaran berbahaya.

Berikut beberaoa cara berhemat diera digital:
Pixabay
1. Kontrol Penggunaan Kuota Internet
    Kita harus mengakui, bahwa sebagian besar dari kita adalah pengguna aktif sosial media, apa yang membuat kita asyik bersosial media berjam-jam adalah rasa penasaran yang besar dan takada aktivitas real. bagaimana mengkontrol paket, salah satu caranya adalah dengan menetapkan anggaran bulanan yang harus anda keluarkan untuk hal ini dan tidak boleh anda langgar. Misalkan biaya untuk telpon anda paketkan sekian, sms sekian dan data internet sekian.

2. Beli sesuatu yang anda butuhkan bukan yang anda inginkan. (Buy what you need)
    Sepertinya bukan pernyataan baru, namun diera digital produk berkualitas dan yang kita butuhkan bukan satu-satunya alasan kita menambah pengeluaran tapi nyatanya pemasaran jauh lebih jitu menyihir kita dengan iming-iming discount, kredit barang, atau ngutang seminggu.

Bagaimana cara mencegah kemungkinan ini yaitu dengan membuat catatat, draft belanja, list barang yang kita butuhkan agar kita fokus pada tujuan awal.

3. List biaya hidup harian, mingguan bulanan. (Pay your selves)
    Salah satu cara berhemat adalah menjadikan diri kita ini seperti kantor tempat kita bekerja, kita menetapkan biaya hidup yang pas untuk bulanan dan kita bergantung pada nilai tersebut. Ini akan memeberi kita kontrol yang jelas, saat kita ingin membeli sesuatu yang pas namun biaya hidup bulan tersebut sudah menipis maka kita harus bertahan untuk menunggu bulan yang akan datang untul mengeluarkan biaya hidup baru.

4. Tambahkan skill dan kreativitas anda
     Skill dan kreativitas untuk hal-hal sederhana harus ditingkatkan seperti misalnya menyambung kabel, memperbaiki kran air, mengganti lampu LED, Root Handpone, instal komputer atau hal lain yang bisa dipelajari dengan mudah. Karena hal-hal kecil ini akan menambah pengeluaran jika anda tidak mampu memperbaiki sendiri.

5. Biasakan memasak sendiri
    Memasak bagi sebagian orangbadalah pekerjaan ribet dan buang-buang waktu dan hasilnya sebagian besar pekerja memilih makan diluar. Kalo kita ingin realistis dengan menjumlahkan biaya untuk beli makan harian dengan membeli bahan masakan, maka biaya tersebut dapat digunakan untuk membeli bahan makanan untuk konsumsi 2-3 hari.

Selain irit masak sendiri jauh lebih meyakinkan dan rasa puas akan makanan yang kita masak sendiri, memasak sendiri sebagai bekal kerja adalah cara yang tak biasa (keren) yang biasa dilakukan orang banyak. Cobalah!

6. Bagilah uang anda menjadi beberapa komponen
    Jika anda memiliki uang 100 ribu, maka tabunglah 10 atau 25 % yang tak akan anda ambil dengan alasan apapun untujuan masa depan. jika 25% untuk hidup selama beberapa waktu misal 1 bulan, dan 50% anda simpan sebagai tabungan longgar yang bisa anda cabut jika anda masalah atau pengeluaran tiba-tiba.



0 Response to "100 Cara Hemat di Era Digital"

Post a Comment

Geser kebawah untuk terus membaca